SBY

Kemarin, KPU mengeluarkan berita penting, bahwa Pemilu 2009 digelar pada 9 April 2009. Tetapi, ada yang aneh dari tanggal tersebut, soalnya, itu kan tanggal lahir SBY. Alvin Lie, anggota DPR rupanya mempersoalkan tentang pelaksanaan pemilu pada tanggal tersebut, meski beda bulan dan tahun dengan tanggal kelahiran SBY.


Saya heran juga, bagaimana mungkin bisa kebetulan. Soalnya, jika pelaksanaan pemilu pada tanggal 09.04.09, berarti angkat tersebut menunjukkan tanggal dan tahun lahir SBY (SBY lahir pada 1949). Menurut Alvin Lie pertimbangan pemilihan tanggal tersebut bukan hari ibadah Kristen atau hari ritual Ching Ming bagi warga Tionghoa. “SBY kan sukanya begitu,” kata Alvin.

SBY pasti beruntung. Soalnya, jika pemilu nanti tinggal dikasih tahu, “jika mau membantu saya, atau memberi hadiah pada Tgl kelahiran saya, maka anda cukup mencoblos gambar partai saya.” Kan sudah politis jadinya.

Indonesia, memang benar seperti dikatakan orang, Negara bukan-bukan. Kalau orang Aceh bilang, “Nyang kon-kon dipeubuet.” (Yang bukan-bukan dibuat). Semua hal dikaitkan dengan hal-hal mistis, dan lalu dipolitisir.

Tak aneh, jika pemilihan tanggal tersebut sebagai hari pencoblosan juga dipolitisir. Di Indonesia, segala sesuatu sulit dipisahkan dari aroma politik. Semua dipolitisir. Nonton Euro bareng yang dilakukan politisi juga dipolitisir. Sutrisno Bachir (SB), Ketua PAN, yang dipersoalkan karena membuat iklan di TV sampai Rp300 miliar juga kental warna politisnya. RCTI bahkan menggunakan Soetrisno Bachir sebagai ‘koresponden’ yang melaporkan langsung suasana Euro di Austria. Sementara masih banyak tokoh lain yang ikut nonton bersama SB, tapi kenapa cuma komentar SB yang diminta.

Jika ada tokoh politik pergi ke Pesantren, pasti dipolitisir. Pejabat politik selingkuh atau kawin lagi, juga dipolitisir. Hampir tak ada arena dan masalah yang tidak politisir. Malah, dulu ketika heboh goyang ngebor, pantat Inul juga dipolitisir. Tapi, sangat celaka jika sampai orang lapar juga dipolitisir. Capek deh! (HA 050708)

Post a Comment

Previous Post Next Post