20 May 2010

Ada Pungo di Virginia


Posting kali ini sama sekali bukan soal Aceh Pungo, lakab yang pernah dilabelkan Belanda kepada para pejuang Aceh, karena berani mati menyerang pasukan Belanda meski bermodalkan pedang. Bukan pula soal judul buku saya, Aceh Pungo. Pungo di sini juga tak bermakna gila, seperti dikenal dalam masyarakat Aceh.
Dari hasil browsing di internet, saya jadi tahu jika Pungo adalah sebutan untuk masyarakat pedesaan yang mendiami bagian selatan yang dikenal dengan independent city, dari Virginia Beach, Virginia, USA. Situs Wikipedia, ensiklopedia bebas berbasis virtual, menulis masyarakat yang mendiami Independent City tidak ada sensus terutama untuk individu dari kota yang tak saling berhubungan, yang awalnya terletak di Princess Anne County sampai tahun 1963. Sehinga tentu saja tidak diketahui berapa pastinya jumlah penduduk di sana. Namun, pada 2004 populasi mereka diperkirakan sekitar 100 jiwa. 

Seperti kebanyakan Beach Virginia selatan, tulis Wikipedia, daerah ini dikelilingi oleh lahan pertanian.

Selain itu, dalam komunitas Pungo dikenal sebuah festival, yang disebut Pungo Strawberry Festival, yang digelar setiap musim semi. Di sini juga terkenal dengan legenda Grace Sherwood yang disebut Witch of Pungo. Hal lainnya yang terkenal dari Beach Virginia ini adalah persimpangan pusat kota bersejarah dan Pleasant Ridge Bridge.

Pungo sendiri terletak sekitar sepuluh mil selatan jantung Virginia Beach, dan berjarak sekitar 15 mil sebelah tenggara Norfolk Bandara Internasional.

Kata Pungo juga bukan hanya sebutan untuk masyarakat pedesaan di Virginia, melainkan juga nama sebuah sungai di timur North Carolina, USA, yang dimulai di Great Dismal Swamp di Washington County, North Carolina. 

Bagian atas sungai sejak saat itu telah digantikan oleh Pungo River Canal, digali di tahun 1950-an untuk memperbaiki drainase lahan pertanian setempat. Sungai Pungo atau Pungo River mengalir di sebelah tenggara dan merupakan bagian dari perbatasan antara Beaufort County dan Hyde County. Disebutkan, sungai itu kemudian melebar secara dramatis, ke bagian barat, dan arusnya menuju Belhaven, North Carolina, sebelum bergabung dengan Pamlico River dekat dengan Pamlico Sound. A-mil 21 kanal menghubungkan Pungo River dengan Alligator River ke timur.

Setelah membaca penjelasan di Wikipedia, saya jadi tahu ada banyak Pungo di dunia ini, selain lakab yang diberikan Belanda kepada pejuang Aceh atas ketidakmampuannya menaklukkan militansi orang-orang Aceh. Entahlah!

Artikel Terkait

Seorang blogger yang aktif menulis isu Aceh, jurnalisme, blogging dan artikel motivasi. Bisa disapa di twitter @almubarak

3 comments